preview

Selasa, 16 Oktober 2018 merupakan hari ketika SMAN 2 Tangerang Selatan kehilangan salah seorang yang sangat berpengaruh, dicintai, dan dibanggakan. Kehilangan itu bahkan bukan hanya milik SMAN 2 Tangerang Selatan tapi juga dunia pendidikan Indonesia.

Sosok itu bernama Roderick Jonathan Sibarani, seorang pelatih tim debat bahasa Inggris SMA Negeri 2 Kota Tangerang Selatan yang juga akrab dengan sapaan kak Odi. Beliau adalah alumni English Debating Society Universitas Indonesia yang sejak tahun 2015 telah bersama-sama SMA Negeri 2 Kota Tangerang Selatan menghantarkan kegemilangan prestasi siswa di bidang debat berbahasa Inggris.  

Kak Odi juga merupakan salah seorang yang menjadi kebanggaan Indonesia dengan segenap prestasi yang berhasil diraihnya. Dalam salah satu kompetisi debat parlementer tahunan paling prestisius di dunia WUDC (World Universities Debating Championship) pada tahun 2014/2015 di Malaysia, kak Odi turut membesarkan nama Indonesia dengan membawa pulang kemenangan. Tak terhenti sampai disana, beliau aktif menjadi chief adjudicator/ ketua juri dalam banyak kompetisi debat berbahasa Inggris di tanah air seperti UHAMKA Debate Competition (2015), JDF Open Universitas Muhammadiyah Jogjakarta (2015), National Schools Debating Championship (2013-2014), dan beberapa ajang perlombaan debat lainnya.

Perkembangan debat berbahasa Inggris di Indonesia tak dapat dilepaskan dari sumbangsih beliau.  Dengan menjadi coach untuk beberapa tim debat berpotensi, kak Odi bahkan turut berperan aktif dalam training camp WSDC (World Schools Debating Championship) sejak tahun 2013. Sumbangsih ini terutama sangat dirasakan oleh SMA Negeri 2 Kota Tangerang Selatan karena sejak bergabungnya beliau pada tahun 2015 sebagai coach tim debat SMA Negeri 2 Kota Tangerang Selatan, tim debat bahasa Inggris SMA Negeri 2 Kota Tangerang Selatan mampu mengukir prestasi hingga ke tingkat nasional. Berikut merupakan gambaran sebagian prestasi yang telah berhasil kami dapatkan:

Tahun 2015

 

-2nd Runner Up Alsa ECHALL

-2nd Runner Up NSDC, KEMENDIKBUD

 

Tahun 2016

 

-Runner Up KOMPEK, FEB UI

-Champion Alsa ECOMP, FH UI

-Champion NSDC, KEMENDIKBUD

-Runner Up Binus ECOM, Binus International

 

Tahun 2017

 

-Champion Binus NEO, Binus University

-2nd Runner NSDC, KEMENDIKBUD

-3rd Runner Up MEDC, Universitas Mercu Buana

-Champion Binus ECOM, Binus International

 

Tahun 2018

 

-Champion KOMPEK, FEB UI

-Champion Alsa ECHALL, FH Unpad

-Runner Up Alsa ECOMP, FH UI

-Champion NSDC, KEMENDIKBUD

-Novice Champion Taylor's Debate Open, Taylor's University

-Champion Binus ECOM, Binus International

-Runner Up Binus ECOM, Binus International

 

Begitu banyak jasa kak Odi yang tak dapat kami lupakan. Ketekunannya dalam melatih kami membuat kami merasakan pendidikan yang penuh empati. Tanpa membuat kami merasa tak mampu, beliau mengarahkan kami untuk mengerjakan ulang tugas-tugas yang dianggap belum benar. Beliau juga selalu berusaha menjelaskan ulang materi-materi yang tidak kami pahami dengan bahasa yang lebih mudah dimengerti agar kami dapat lebih memahaminya.

Kami dilatih untuk berpikir kritis dan menyelesaikan masalah yang ada secara efektif. Kami juga mengeksplorasi cara penyampaian gagasan kepada publik dengan baik dan benar menurut kaidah debat yang terstandar. Luasnya pengetahuan beliau mengenai isu-isu yang dihadapi dunia saat ini telah banyak membawa pengaruh bagi kami dalam menanggapinya dengan pola pikir yang berbeda.

Selain menjadi coach untuk meningkatkan kemampuan debat, Kak Odi juga memegang peranan dalam perkembangan diri kami, baik dalam kemampuan organisasi maupun sebagai pribadi. Kami banyak belajar untuk menanggapi suatu masalah dengan tepat sekaligus meningkatkan kepercayaan diri kami. Begitu banyak jasa dan budi baik yang telah beliau tinggalkan. Kini menjadi tugas kami untuk memanfaatkan ilmu yang telah beliau ajarkan, agar beliau tetap hidup dalam hati dan pikiran kami semua.

 

Hidup ini begitu singkat, namun perbuatan baik akan selalu dikenang tanpa batas waktu. Selamat jalan kak Odi, terimakasih atas segala kenangan yang kau tinggalkan. Jasamu takkan pernah kami lupakan.

preview

Terpilihnya SMAN 2 Kota Tangerang Selatan sebagai sekolah rujukan nasional untuk provinsi Banten belum banyak diketahui oleh masyarakat, terutama oleh kalangan sekolah dan siswa SMP se-Kota Tangerang Selatan. Dalam kerangka itulah, sekolah mengundang beberapa perwaklilan sekolah SMP yang berada di wilayah Kota Tangerang Selatan. Mereka yang diundang terdiri dari siswa dengan jumlah rata-rata antara 10-20 orang dan guru pembimbing. 

preview

Acara sosialisasi di buka oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Selatan, yaitu Bapak H. Mathoda S., M.Si dengan di dampingi oleh Ibu Pengawas Sekolah serta perwakilan dinas lainnya. Hadir pada acara tersebut perwakilan dari komite sekolah dan beberapa orang tua siswa. Kebetulan pula, acara ini berbarengan dengan pembagian buku raport sehingga banyak orang tua/ wali siswa juga turut menyaksikan acara tersebut.

SMAN 2 Kota Tangerang Selatan adalah satu dari sekian Sekolah Rujukan di 514 Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia. Sekolah rujukan nantinya akan menjadi pusat pembelajaran bagi sekolah-sekolah di sekitarnya. Kehadiran sekolah rujukan sangat bermanfaat. Tujuannya tidak lain agar menjadi contoh tentang sekolah yang bagus, baik dalam hal manajemen proses pembelajaran, maupun prestasi dengan harapan bisa menjadi teladan atau contoh bagi sekolah lainnya. Sekolah Rujukan wajib memanfaatkan teknologi informasi, karena teknologi informasi tidak hanya memberikan kemudahan layanan tetapi menjadikan informasi lebih akurat, cepat, variatif dan mudah diakses.

preview

preview

Di samping kegiatan sosialisasi, seperti pada tahun-tahun sebelumnya juga di selenggarakan edufair. Acara ini merupakan ajang pameran edukasi yang menampilkan karya siswa yang membanggakan sekolah dan juga menjadi kebanggan Kota Tangsel. Tema kali ini adalah implementasi pengembangan gerakan kewirausahaan siswa. Beragam karya siswa yang memicu terbentuknya sikap wirausaha di tampilkan. Produk yang ditampilkan mulai dari panganan, kerajinan tangan hingga pengolahan limbah atau sampah menjadi produk yang bermanfaat dan bernilai ekonomis.

preview

Pentas hiburan juga di tampilkan. Beberapa siswa ikut adu kebolehan dalam bermain musik dan olah vokal. Tak hanya dari kalangan siswa, warga sekolah lainnya juga ikut serta menampilkan kebolehannya. Pokoknya, acaranya meriah euy...

[TONTON VIDEONYA DISINI]

SMAN Tangsel sebagai SMA  Rujukan  merupakan pelaksana  program  yang dicanangkan oleh pemerintah pusat melalui Direktorat Pembinaan SMA sebagai pengelola dan pembina program SMA Rujukan secara nasional. Program sekolah rujukan sebetulnya bukan hal baru dalam dunia pendidikan kita. Beberapa tahun sebelumnya juga sudah ada dan berjalan hingga kini. Tugas-tugas yang diberikan pemerintah sebagai sekolah rujukan adalah yang berkaitan dengan tahap penataan, pemantapan, dan kemandirian antara lain sebagai berikut:

  1. Mengumpulkan data dan informasi kondisi sekolah dan lingkungan eksternal
  2. Melakukan analisis konteks yang meliputi analisis SNP (diutamakan pada SKL, SI, Standar Proses, dan Standar Penilaian) dan analisis lingkungan eksternal
  3. Menyusun program kerja 3tahun dan rencana kegiatan 1 tahun pelaksanaan SMA Rujukan
  4. Menetapkan target pencapaian per tahun selama 3 tahun
  5. Berkoordinasi  dengan  Dinas  Pendidikan  Provinsi  dan  Dinas  Pendidikan Kabupaten/Kota dalam perencanaan, pelaksanaan dan pelaporan proses danhasil program kerja
  6. Menyusun rencana penggunaan dana bantuan block grant, menandatanganani MOU, dan menerima dana block grant dari Direktorat Pembinaan SMA.
  7. Melaksanakan  program  kerja  yang telah disepakati. 
  8. Mempertanggungjawabkan pelaksanaan dan pengggunaan dana bantuan block grant sesuai dengan ketentuan yang berlaku
  9. Melaporkan proses dan hasil pelaksanaan program kerja SMA Rujukan secara periodik (setiap tahun) kepada Direktorat Pembinaan SMA, dengan tembusan kepada Dinas Pendidikan Provinsi dan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. 

Tahun ini SMAN 2 Kota Tangerang Selatan mendapatkan salah satu anugerah yang sangat penting dalam perkembangan kualitas pendidikan, khususnya di wilayah Kota Tangsel. Anugerah ini bukan datang begitu saja secara tiba-tiba. Butuh waktu panjang dan proses yang tidak mudah. Tahun lalu SMAN 2 Tangsel mendapatkan anugerah sebagai sekolah berintegritas karena selama kurun waktu enam tahun berturut-turut memperoleh nilai UN tertinggi di wilayah Kota Tangsel. Anugerah sekolah rujukan adalah salah satu buntut dari serangkaian prestasi yang diperoleh sekolah yang dikenal dengan sebutan Moonzher oleh para alumninya ini.

Proses pendidikan yang dilaksanakan oleh satuan pendidikan akan memberi konstribusi terhadap kualitas pendidikan. Hal ini berarti, kualitas pendidikan mengacu pada proses pendidikan dan hasil pendidikan. Proses pendidikan berkualitas jika seluruh komponen pendidikan terlibat dalam proses pendidikan. Faktor-faktor dalam proses pendidikan adalah berbagai input, seperti bahan ajar, metodologi,dukungan administrasi, sarana prasarana dan sumber daya lainnya serta penciptaan suasana kondusif. Sedangkan mutu pendidikan dalam konteks hasil pendidikan mengacu pada prestasi yang dicapai oleh sekolah pada setiap kurun waktu tertentu.

Penyelenggaraan program SMA Rujukan merupakan  salah satu upaya pembinaan sekolah oleh pemerintah secara langsung untuk percepatan dan peningkatan mutu pendidikan. Selanjutnya sekolah tersebut diharapkan mampu menjadi rujukan bagi sekolah lain di sekitarnya. Sedangkan tujuanya antara lain: Meningkatnya daya inisiatif sekolah untuk memenuhi dan melampaui Standar Nasional Pendidikan; Optimalnya potensi sumber daya sekolah dan masyarakat untuk meningkatkan mutu pendidikan; Berkembangnya praktik-praktik terbaik (best practices) penyelenggaraan pendidikan yang dapat dirujuk sekolah lain; Terbangunnya sinergi pembinaan sekolah bermutu dengan pemerintah daerah;Terwujudnya perluasan dan percepatan ketersediaan pelayanan pendidikan yang bermutu tinggi dan Terjalinnya kemitraan dengan berbagai pihak dalam mengembangkan sekolah. 

Sejak menyandang predikat pertama sebagai sekolah sehat tingkat nasional pada 2011 lalu dan predikat Juara Adiwiyatan 2012, SMAN 2 Kota Tangsel terus berbenah dan berupaya untuk meningkat mutu lingkungan sekolah yang sehat,asri dan menyenangkan. Hari ini, Senin (12/5/2014) SMAN 2 Tangerang Selatan mendapat giliran dikunjungi oleh Tim Verifikasi Adiwiyata Mandiri tingkat nasional.