previewpreview          Selamat dan Sukses           
Kami ucapkan untuk semua siswa yang telah berhasil lolos masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur SNMPTN dan PPKB 2019. Insya Allah teman-teman yang lainnya akan menyusul melalui jalur SBMPTN & Mandiri.


SMAN Tangsel sebagai SMA  Rujukan  merupakan pelaksana  program  yang dicanangkan oleh pemerintah pusat melalui Direktorat Pembinaan SMA sebagai pengelola dan pembina program SMA Rujukan secara nasional. Program sekolah rujukan sebetulnya bukan hal baru dalam dunia pendidikan kita. Beberapa tahun sebelumnya juga sudah ada dan berjalan hingga kini. Tugas-tugas yang diberikan pemerintah sebagai sekolah rujukan adalah yang berkaitan dengan tahap penataan, pemantapan, dan kemandirian antara lain sebagai berikut:

  1. Mengumpulkan data dan informasi kondisi sekolah dan lingkungan eksternal
  2. Melakukan analisis konteks yang meliputi analisis SNP (diutamakan pada SKL, SI, Standar Proses, dan Standar Penilaian) dan analisis lingkungan eksternal
  3. Menyusun program kerja 3tahun dan rencana kegiatan 1 tahun pelaksanaan SMA Rujukan
  4. Menetapkan target pencapaian per tahun selama 3 tahun
  5. Berkoordinasi  dengan  Dinas  Pendidikan  Provinsi  dan  Dinas  Pendidikan Kabupaten/Kota dalam perencanaan, pelaksanaan dan pelaporan proses danhasil program kerja
  6. Menyusun rencana penggunaan dana bantuan block grant, menandatanganani MOU, dan menerima dana block grant dari Direktorat Pembinaan SMA.
  7. Melaksanakan  program  kerja  yang telah disepakati. 
  8. Mempertanggungjawabkan pelaksanaan dan pengggunaan dana bantuan block grant sesuai dengan ketentuan yang berlaku
  9. Melaporkan proses dan hasil pelaksanaan program kerja SMA Rujukan secara periodik (setiap tahun) kepada Direktorat Pembinaan SMA, dengan tembusan kepada Dinas Pendidikan Provinsi dan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. 

Tahun 2016 adalah tahun pertama bagi SMAN 2 Tangsel sebagai sekolah rujukan. Tugas yang diemban tahun ini adalah tahap penataan. Kegiatan yang dilakukan adalah persiapan, penyusunan program, konsolidasi, sosialisasi, asistensi, dan sinkronisasi program.  Sekolah wajib melakukan persiapan dengan mengumpulkan data dan informasi lengkap mengenai kondisi sekolah. Kemudian  sekolah harus melakukan analisis konteks, meliputi analisis SNP dengan fokus pada 4 standar yaitu Standar Kompetensi Lulusan, Standar Isi, Standar Proses dan Standar Penilaian Pendidikan, serta analisis lingkungan eksternal. Berdasarkan hasil analisis konteks inilah kemudian disusun draf program kerja 3 tahun dalam bentuk pokok-pokok program dan target pencapaian akhir. Selanjutnya program kerja 3 tahun tersebut dijabarkan menjadi program satu tahun pertama atau Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) yang memuat informasi tentang jenis kegiatan, sasaran, indikator hasil, jadwal, penanggung jawab dan biaya. Kegiatan Konsolidasi juga perlu dilakukan baik secara internal (dengan warga sekolah) maupun eksternal (dengan masyarakat dan para pemangku kepentingan). 

Apabila tahun 2016 ini berhasil, maka SMAN 2 Tangsel berhak melanjutkan program sebagai sekolah rujukan ke tahap pemantapan. Kegiatan yang harus dilakukan pada tahap pemantapan ini antara lain:

  1. Mengatasi kendala/permasalahan yang dihadapi dalam pelaksanaan program kerja tahun pertama.
  2. Memantapkan keterlaksanaan program kerja.
  3. Bertukar pengalaman dengan sesama SMA Rujukan untuk menemukan praktik-praktik yang baik (the best practices). 
  4. Menjalin kemitraan dengan berbagai instansi.
  5. Melakukan inovasi dan kreasi keunggulan sekolah.

Tahun ketiga adalah tahap kemandirian . Pada tahap ini diharapkan SMA Rujukan telah mandiri menjadi SMA yang telah memenuhi seluruh komponen SNP dan memiliki keunggulan sekolah. Dengan berbekal pengalaman pada tahap-tahap sebelumnya, diharapkan sekolah mampu mengembangkan budaya mutu.Tahun 2017/2018 diharapkan SMA Rujukan yang telah dirintis dan difasilitasi selama 3 tahun, sudah dalam tahap mandiri, menghasilkan lulusan yang mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional, dapat dijadikan rujukan, dan memiliki kesiapan yang cukup untuk membimbing SMA-SMA di sekitarnya dalam pemenuhan SNP dan pengembangan program keunggulan sekolah.

 

baca.jpg
unpad-alsa.jpg
juara-menulis-surat.jpg